Penggunaan Buku Berjenjang Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa SD
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas V SD Negeri Kandelu Kutura melalui penerapan media buku berjenjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa yang terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan. Masalah yang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca siswa akibat kurangnya media pembelajaran dan ketersediaan buku bacaan di sekolah. Instrumen penelitian meliputi tes diagnosis, lembar observasi, dan rubrik penilaian keterampilan membaca. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes keterampilan membaca. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan rumus persentase ketuntasan individu dan klasikal. Indikator keberhasilan ditentukan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia sebesar 70 dan ketuntasan klasikal minimal 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media buku berjenjang mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Pada siklus I, ketuntasan klasikal siswa hanya mencapai 13,33%. Namun, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan klasikal meningkat signifikan menjadi 86%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media buku berjenjang efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Selain itu, media ini juga berhasil menumbuhkan minat baca siswa, sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif dan interaktif
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Anderson, R. C., & Pearson, P. D. (1984). A schema-theoretic view of basic processes in reading comprehension. In P. D. Pearson (Ed.), Handbook of Reading Research (pp. 255-291). New York: Longman.
Smith, F. (2004). Understanding Reading: A Psycholinguistic Analysis of Reading and Learning to Read. Lawrence Erlbaum Associates.
Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
UNESCO. (2012). Youth and Skills: Putting Education to Work. EFA Global Monitoring Report. Retrieved from https://unesdoc.unesco.org/
World Economic Forum. (2015). New Vision for Education: Unlocking the Potential of Technology. Retrieved from https://www.weforum.org/
Ardiati, S. C. (2022). “Penggunaan bahan ajar buku bacaan berjenjang untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas I SDN Jenggrong 02 Lumajang”. Skripsi, Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Cunningham. (2005). “Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia” . Reading Reseach : Kemendikbud.
Gunawan. (2016). “Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan melalui Penggunaan Media Buku Bacaan Berjenjang pada Siswa Sekolah Dasar di kabupaten Bulukumba”. Penisi Jurnal Of Education, 4(2), 201-223.
Heinich, Et Al. (1996). Pembaruan Pembelajaran . Modul, 1-75.
Kusuma, N. (2022). “Penerapan media buku berjenjang untuk meningkatkan minat baca siswa kelas III Min Aceh Tenggara”.Skripsi. Aceh: Unversitas Islam Negeri AR-Raniry.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003
Sanjaya. (2024). “Peningkatan keterampilan Membaca permulaan melalui penggunaan media Buku Bacaan Berjenjang pada siswa Sekolah dasar di kabupaten Bulukumba”. Jurnal Of Education, 4(2), 201-223.
Suluh, Lede dan Bitu (2023). Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Dalam Seminar Pembelajaran Aktif. Journal of Classroom Action Research, 5(3)