ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI POLA BILANGAN

Main Article Content

Dominggus Mbayu

Abstract

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan potensi individu dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembelajaran matematika, sebagai salah satu mata pelajaran utama, sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa. Salah satu upaya untuk memahami kesulitan yang dialami siswa dalam belajar matematika adalah dengan menggunakan metode analisis kesalahan Newman. Metode ini memiliki lima tahapan yang meliputi kesalahan membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Melalui analisis kesalahan ini, diharapkan guru dapat memberikan bantuan yang lebih tepat untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Penelitian ini berfokus pada analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pola bilangan di kelas VIII SMP Swasta Rangga Rame. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna untuk memperbaiki kualitas pembelajaran matematika, serta meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa.

Article Details

Section
Articles

References

Arsyad, A. (2020). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahmawati, D. (2021). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 123-132. https://doi.org/10.xxxx/jpm.v5i2.12345

Suryani, L. (2019). Peningkatan minat belajar siswa melalui metode pembelajaran inovatif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 45-50. https://doi.org/10.xxxx/jpi.v8i1.12345

Azizah, Sarjana, Kertiyani dan Hayati. (2024). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pola Bilangan Berdasarkan Tahapan Newman Pada Kelas VIII SMP Negeri 10 Praya Barat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 9(2)

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Jumini, M. "Analisis Kesalahan Dalam Penyelesaian Soal Pola Bilangan Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Ambon." Prosiding SEMNAS Matematika & Pendidikan Matematika IAIN Ambon ISBN9.786025 (2018): 185700.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Kurikulum 2013: Kompetensi dasar dan kompetensi inti mata pelajaran matematika SMP. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kumparan. (n.d.). Tujuan pendidikan nasional menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003. Kumparan. Diakses pada 26 Januari 2025, dari https://kumparan.com/berita-update/tujuan-pendidikan-nasional-menurut-undang-undang-no-20-tahun-2003-1v3lHC6njqA.

Newman, M. A. (1977). An analysis of sixth-grade pupils’ errors on written mathematical tasks. Victorian Institute for Educational Research Bulletin, 39, 31-43.

PPPG. (2004). Pembelajaran matematika berbasis kompetensi. Jakarta: Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG).

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003

Ruseffendi, E. T. (2010). Dasar-dasar penelitian pendidikan dan bidang non-eksakta lainnya. Bandung: Tarsito.

Suluh. Melkianus; Lede, Y. A. (2021). Pengukuran Tingkat Kemampuan Berpikir Siswa SMA Kabupaten Sumba Barat Daya Berdasarkan Taksonomi Revisi. Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika, 9(2), 170–177.

Susilowati, Ratu (2018). Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Tahapan Newman Dan Scaffolding Pada Materi Aritmatika Sosial. Mosharafa Jurnal Pendidikan Matematika. 7(1):13-24