Analisis Kemampuan Literasi Membaca Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Tambolaka
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan literasi membaca siswa melalui tes membaca teks berita dengan fokus pada aspek-aspek penting dalam proses membaca, yakni ketetapan menyuarakan bacaan, lafalan yang jelas, intonasi, kelancaran dalam membaca, dan pemahaman terhadap tanda baca. Aspek-aspek tersebut memainkan peran krusial dalam menyampaikan informasi secara akurat dan efektif, terutama dalam konteks teks berita yang berisi data dan fakta yang harus dipahami dengan tepat. Ketetapan menyuarakan bacaan berhubungan dengan kemampuan siswa dalam mengucapkan kata-kata sesuai dengan teks, sementara lafalan yang jelas dan intonasi yang tepat sangat mempengaruhi pemahaman makna dan nuansa berita. Kelancaran membaca mendukung pemahaman yang lebih baik terhadap teks, dan pemahaman tanda baca penting untuk menjaga struktur dan makna kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima aspek ini berperan penting dalam mendukung kemampuan literasi membaca siswa, yang berdampak langsung pada efektivitas mereka dalam memahami teks berita.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abidin, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Refika Aditama.
Afrianti, M. (2015). Fonologi dan pengajaran bahasa. Pustaka Setia.
Ahmadi, F., & Ibda, H. (2022). Media literasi sekolah (Teori dan praktik). CV Pilar Nusantara.
Antaranews. (2023, September 14). Kemendikbudristek kembangkan enam jenis literasi dasar. Antaranews. Retrieved from https://www.antaranews.com/berita/2379854/kemendikbudristek-kembangkan-enam-jenis-literasi-dasar
Aswita, Saputra, & Yoestara. (2022). Pendidikan literasi memenuhi kecakapan abad 21. Penerbit K-Media.
Depdiknas. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia (4th ed.). Balai Pustaka.
Fikriyah, Rohaeti, T., & Solihati. (2020). Peran orang tua dalam meningkatkan literasi membaca peserta didik sekolah dasar. Dwija Cendekia, 4(1), 94-107.
Kompas. (2022, December 23). Definisi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. Kompas. Retrieved from https://www.kompas.com/stori/read/2022/12/23/120000879/definisi-pendidikan-menurut-ki-hajjar-dewantara
Kridaklaksana, H. (2009). Ilmu bahasa umum: Fonologi dan fonetik. Universitas Gadjah Mada Press.
Muammar, A. (2020). Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Andi.
Munib, dkk. (2010). Pengantar ilmu pendidikan. UNNESPress Alfabeta.
Rusmono, & AI Ghazali, M. I. (2019). Pengaruh media cerita bergambar berbasis literasi membaca terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. JTP: Jurnal Pendidikan, 21(3), 269-282.
Samuel, A. (2014). Teori literasi dan pembelajaran bahasa. Grasindo.
Soyomukti, N. (2010). Pengantar sosiologi. Ar-Ruzz Media.
Sugono, D., Widiastuti, N., & Prasetyo, A. (2010). Pemahaman literasi: Prinsip dan aplikasi dalam pendidikan. Kencana.
Suluh, M., Lede, Y. A., & Bitu, Y. S. B. (2024). Studi kesiapan sekolah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Kabupaten Sumba Barat Daya. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(6).
Suwandi, S. (2015). Peran bahasa Indonesia dalam pengembangan budaya literasi untuk mewujudkan bangsa yang unggul dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN. Paper presented at Seminar Nasional Peran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam....
Wiedarti, dkk. (2016). Desain induk gerakan literasi sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.