Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Dengan Metode Eskperimen
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor melalui penerapan model pembelajaran inkuiri dengan metode eksperimen di kelas XI IPAA SMA Negeri 1 Loura. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri melalui eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 74 dengan ketuntasan klasikal sebesar 62%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 83 dengan ketuntasan klasikal mencapai 88%. Peningkatan ini terjadi karena model pembelajaran inkuiri memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung, memperdalam pemahaman materi, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan problem solving. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika, khususnya pada materi suhu dan kalor, dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih aktif dan menarik.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Bloom, B. S. (1994). Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives for the Cognitive Domain: Philosophical and Educational Issues. Edward J. FurstView all authors and affiliations, Volume 51, Issue 4, https://doi.org/10.3102/00346543051004441
Bransford, J. D., Brown, A. L., & Cocking, R. R. (2000). How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. Washington DC: National Academy Press.
Hake, R. R. (1998). Interactive-Engagement vs. Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses. American Journal of Physics, 66, 64.
http://dx.doi.org/10.1119/1.18809.
Halliday, D., Resnick, R. and Walker, J. (2014) Fundamental of Physics. 10th Edition, Wiley and Sons, New York.
Mince Tonda Meja (2017). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas V SD. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Minhatul Ma’arif, Kevin Andrea Tamaela, Anik Lestariningrum, Hevie Setia Gunawan, Reni Suwenti, Nour Ardiansyah Hernadi, Nasril, Evi Octrianty, Ratna Dewi, Ajeng Muliasari, Farid Wajdi, Ayang Emiyati. (2024). Pengantar Pendidikan teori dan praktik. Bandung: Widina Media Utama.
Mardapi, D. (2012). Pengukuran penilaian dan evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika
Nunes, T., & Bryant, P. (2009). Children's reading and spelling: Beyond the first steps. Wiley-Blackwell.
Suluh, Melkianus; Bitu, Y. S. (2022). Implementasi proses pembelajaran fisika berbasis dua dimensi di sma kecamatan loura dan kota tambolaka. JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) FKIP UM Metro, 10(1), 74–86.
Suluh. Melkianus; Lede, Y. A. (2021). Pengukuran Tingkat Kemampuan Berpikir Siswa SMA Kabupaten Sumba Barat Daya Berdasarkan Taksonomi Revisi. Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika, 9(2), 170–177.
Sutrisno, A. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan, 45(2), 123-130.
Trianto, N. (2010). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Kencana.
Trianto, N. (2010). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Kencana.
Umami, R. (2004). Metode Inkuiri dalam Pembelajaran Sains. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.